RUMBIA, Pengurus kelompok kerja penyuluh agama Islam non PNS se-Kabupaten Lampung Tengah membentuk wadah bagi penyuluh dengan nama Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Tengah (FK PAI LT). Dengan adanya wadah ini, diharapkan PAI Lampung Tengah dapat bersinergi dan bermitra untuk mampu membuat program pemberdayaan yang tidak hanya untuk kebermanfaatan penyuluh itu sendiri tapi mampu memberikan kemaslahatan secara umum, dan keberadaan forum ini sebagai agent of change yang senantiasa menebarkan manfaat untuk umat.

Keterkaitan dengan hal tersebut maka penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Tengah mengadakan kegiatan pengukuhan forum komunikasi penyuluh agama Islam dan launching program penyuluh yang bertempat di Taman Wisata Glompong Bandarjaya, pada rabu (13/2/2019). Tujuan dari kegiatan ini yaitu menjadikan penyuluh lebih kreatif dan inovatif, sinergitas program kerja antara penyuluh agama Islam fungsional dan penyuluh agama islam non PNS serta menguatkan kinerja penyuluh se-Kabupaten Lampung Tengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag Lampung Tengah, Kepala Lapas Gunung Sugih, Penaiszawa Kanwil Kemenag Propinsi Lampung, Kasi/Penyelenggara, kepala KUA se-Kabupaten Lampung Tengah dan 235 orang penyuluh agama Islam fungsional dan non PNS se-Kabupaten Lampung Tengah. Acara ini diawali dengan laporan ketua pelaksana, selaku ketua pokjaluh H. Ratno Ghani, M.A. Ia mengatakan bahwa tugas dan tanggungjawab penyuluh agama yaitu melakukan bimbingan keagamaan dan penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama.
Penyuluh agama Islam akan lebih fokus dengan kerja individualnya karena terkait dengan laporan dan capaian kinerja yang harus dilakukan oleh seorang penyuluh. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus FK PAI Lampung Tengah oleh Kepala Kemenag, Drs. H. Jamaludin, M.M., serta launching program penyuluh agama islam yakni launching khutbah jumat dan launching pembinaan ke Lapas Gunung Sugih.
Jamal mengatakan bahwa Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam ini merupakan wadah untuk mengakomodir permasalahan-permasalahan yang ada pada penyuluh dan masyarakat pada umumnya. “Saya mengapresiasi pada Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam yang telah me-launching Khutbah Jum’at dan pembinaan ke Lembaga Pemasyarakatan. Semoga peran agama ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Yang akhirnya dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi warga binaan Lapas itu sendiri,”paparnya.
Ia juga berharap penyuluh dalam melaksanakan penyuluhan tidak berhenti hanya memberi mau’idhoh hasanah tetapi juga harus ditingkatkan dengan keteladanan atau contoh yang baik bagi orang lain serta keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar dalam aktifitas sehari-hari seorang penyuluh. “Penyuluh termasuk ujung tombak yang mempunyai peran penting dalam menyampaikan pembangunan dibidang agama, seperti haji, zakat, dan masalah pernikahan dimasyarakat.
Untuk itu penyuluh diharapakan untuk aktif mencari informasi-informasi dari Penyelenggara Haji dan Umroh, Bimas Islam, Penyelenggara Syari’ah dan pendukung literatur lainnya,”tutupnya. Setelah pengukuhan selesai dilanjutkan dengan sambutan Ketua FK PAI LT terpilih, Heriyanto dari kecamatan Padangratu dan penyampaian materi oleh Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Propinsi Lampung yang diwakili oleh Kasi Penerangan dan Penyuluh Agama Islam, H. Mirza Pahlepi, S.Ag., dan diakhiri dengan ramah tamah.
Susunan Pengurus FKPAI LT Masa Bhakti 2019-2022.
Ketua : Heryant S.Ti. Wakil : Miftahul Izza, S.Sy. Sekretaris Umum : Eri Hermawan, S.Sy. Sekretaris 2 : Qomarudin, M.Pd. Bendahara : Indra Darmawati. Anggota : Seluruh Penyuluh Agama Islam Non PNS.
Editor : Eri Hermawan
